Archive for whats up

GELAR BATIK & KERAJINAN

brosur

layout standform ketentuan peserta

Iklan

Comments (1) »

www.simacho.com

Waduh….

1 lagi neh blg saia yg benar” blog…  yaitu http://www.simacho.com tanpa embel” wordpress hehehehe senang juga udah jadi milik pribadi,,,

kekekek…

kunjungi yah…

thanks…!!!

Leave a comment »

iseng aja,,,

Kita hidup di dunia ini bukan untuk mencari sesorang yg sempurna!

melainkan belajar mencintai sesorang yang tidak sempurna dengan cara yg sempurna, maka cintailah kekasihmu jangan pernah buat dia menangis,,,,!

seribu teori tentang kesabaran tidak akan pernah habis kita bahas hingga dia teruji dengan kenyataan, kesabaran seyogyanya, hadir pada saat bahagia ataupun sulit, dan di hadapi dengan ketawakalan yang sama sebagaimana takdir yang berasal dari satu sumber, entah hari ini atau bsk kesabaran kita akan di uji lagi dan lagi!

walaupun semua telah kita rencanakan, baik itu untuk jangka pendek maupun panjang, kita sebagai manusia hanya berusaha dan berdoa yg hasil akhirnya tuhan lah yang menentukan!

ujian yang di berikan kepada kita akan dan pasti datang, semakin banyak kita di uji semakin tinggi kesabaran kita di latih, bahagialah orang yang telah melalui ujian itu dengan baik, berarti level na naik satu… (hore… hehhee)

Tuhan tidak akan memberikan uian kepada makhluk ciptaanNya apabila makhluk tsb tidak mampu melaluinya karena Dia menyayangi makhluk ciptaanNya sendiri!!

ini hanya sebuah tulisan iseng aja,,,

tapi smoga bs jadi srius,,,hahaha

^_^

Comments (4) »

Kenapa sih ada Tahun Baru?

Kita pasti bertanya-tanya mengapa setiap tanggal 1 Januari dirayakan sebagai tahun baru. Ada sejarahnya lho, mengapa setiap 1 Januari dikatakan sebagai awal tahun baru. 1 Januari tahun 45 Sebelum Masehi (SM), merupakan pertama kali tanggal 1 Januari dirayakan sebagai hari tahun baru. Hal tersebut terjadi setelah beberapa lama Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma.Kemudian Julius Caesar ini mengganti penanggalan tradisional Romawi. Padahal tradisi Romawi ini telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Namun, Julius Caesar tetap mendesain kalender baru dan dibantu oleh Sosigenes, ahli astronomi dari Aleksandria. Sosigenes menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, seperti yang dilakukan orang-orang Mesir.

Satu tahun dalam penanggalan baru itu, dihitung sebanyak 365 seperempat hari. Atas perhitungan tersebut, Julius Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari.

Dia juga memerintahkan agar setiap empat tahun, ditambahkan satu hari kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau July. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, yaitu Kaisar Agustinus, menjadi bulan Agustus.

Nah, maka itu, setiap 1 Januari diperingati sebagai Tahun Baru. Seluruh dunia pasti bersiap-siap merayakan tahun baru ini. Di Indonesia, meniup terompet sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut pergantian tahun. Semula, budaya meniup terompet ini merupakan budaya masyarakat Yahudi saat menyambut tahun baru bangsa mereka. Pada malam tahun barunya, masyarakat Yahudi melakukan introspeksi diri dengan tradisi meniup shofar, sebuah alat musik sejenisi terompet. Bunyi shofar mirip dengan bunyi terompet kertas yang dibunyikan orang Indonesia di malam Tahun Baru.

Sebenarnya shofar sendiri digolongkan sebagai terompet. Terompet diperkirakan sudah ada sejak tahun 1.500 sebelum Masehi. Awalnya, alat musik jenis ini diperuntukkan untuk keperluan ritual agama dan juga digunakan dalam militer terutama saat akan berperang. Kemudian terompet dijadikan sebagai alat musik pada masa pertengahan Renaisance hingga saat ini.

Comments (1) »